Senin, 21 November 2016

GURU SIAPAKAH ENGKAU?

Tak ada yg abadi.....
Semuanya berubah,entah kemana arah dan arus perubahan itu mengalir?
Guru dulu dan kinipun berbeda,entah berbeda karena penampilan dan juga berubah karena pendekatan dalam melaksanakan tugas.
Umar bakri sosok guru tempo doeloe,berbadan kurus,berbaju safari,bersepeda onthel dan bersepatu yg sudah berubah warna....
kini banyak pula orang merindukan sosok umar bakri di tengah tengah kemajuan tehnologi.
Kesederhanaan,ketekunan,keseriusan dan kerja tanpa pamrihnya.
Kini....
guru itu tlah bergeser ....
walau kekuatan di luar sana masih banyak yg menghendaki guru tetaplah berpenampilan umar bakri?
tetaplah berubah juga....penampilanmu,sepadan juga dengan para pegawai pada umumnya.
itulah mengapa...jumlahmu yg tak sedikit,hasil kerjamu yg tak terlihat oleh mata....bikin banyak orang memandangmu sebelah mata.
Tak usah kau risaukan keadaanmu,jangan pedulikan orang berkata apa tentang dirimu....
Sebetulnya...
Kau adalah salah satu penjaga gawang moral bangsa,pembentuk karakter bangsa dan pengkurikulum masa depan anak bangsa.
guru adalah pilihan sebuah profesi.....
profesi yg profesional tak akan terpengaruh oleh situasi dan kondisi dalam negeri.
Seyogyanya guru janganlah di bawa bawa ke ranah politik,atau malah guru sendiri yang kadang tak sadar malah menceburkan diri kedalam kancah politik....
Guru...
kau punya tempat yg istimewa ...
penjaga moral,pembentuk karakter dan pencerah masa depan anak bangsa....

Rabu, 27 Mei 2015

Guru yg Bijak

Adalah sebuah cerita dijagad Pewayangan...
Seorang Maha Guru yang tanpa pamrih,ki Resi Bargowo,bukan hanya 14 kompetensi yang di kuasainya,namun sampai kawruh kasedan Jati(baca pengetahuan sesudah orang meninggal dunia)pun di kuasainya.
Ke 14 kompetensi guru itu di jabarkan dari tugas pokok guru sebagai pengajar sekaligus sebagai pendidik.Yang nampak di lapangan kebanyakan guru barulah sebagai Pengajar dan belumlah sebagai Pendidik.
Sebagai Pengajar,di benak Guru adalah Penyampai Materi Pengetahuan,transfer Ilmu dan tentunya ukurannya adalah Nilai Nilai dalam bentuk angka angka yg terpampang di laporan Raportnya.
Namun sebagai pendidik akan lebih luas dari itu semua,tak semua kerjaan pendidik dapat di administrasikan,dapat di nilaikan untuk pengembangan kariernya sebagai guru.
Pendidik adalah sosok penjaga moral bangsa,penjaga gawang etika,panuntun kawruh babagan Agama,yang walau sedikit ada kenaikan pendapatan hampir semua orang mempergunjingkan,ironis memang....
Diluar sana perusak moral,budaya bangsa,etika ketimuran dan jauhkan diri dari nilai nilai agama justru di hargai Ratusan juta rupiah dalam 1 bulannya.lihatlah para pekerja di dunia Hiburan..pendapatannya sangat Fantastis...

Resi adalah Profesor kehidupan,Doktor Menejemen Qolbu dan sarjana dalam bertingkah laku.
Sang maha guru itu dengan ikhlasnya mendidik setiap muridnya,menanyakan latar belakangnya,ucapkan salam setiap perjumpaan,bahkan menanyakan tentang isi perutnya.
Resi Bargowo barulah memulai sebuah pengajaran setelah sekian rangkain sebagai pendidik di laluinya.

Dia adalah guru yang inspiratif....
Mampu mendorong setiap muridnya untuk mengembangkan potensinya,karena dia yakin setiap manusia di taqdirkan punya bakat yang luar biasa,yang harus di asah di asuh secara benar agar bakat itu bisa menemukan Pintunya.

walau demikian sang maha guru itu tetaplah manusia,Kodrating manungso datan saged ngowai jangkaning sang maha kuasa.
Manusia di wajibkan ikhtiar dengan beribu ribu bahkan ber bilyun bilyun cara,tapi tetaplah Alloh Yang maha Kuasa Penentunya.
Ada seorang murid Bismo Namanya,pengetahuan setinggi langit,ketrampilan sehebat BJ Habibi,namun moral tak bisa di rubahnya.

Setamat dari Perguruan, Bismo lantas menantang gurunya untuk berkompetisi di bidang Atosing balung uleting Kulit .Yaaa sudah barang tentu sang maha Guru kelabakan karena faktor umur....
Inilah Babak awal matinya sang maha guru di tangan muridnya,tak berarti matinya semua guru yg inspiratif,justru dari sinilah orang banyak belajar bagaimana mendidik yg baik walau tantangannya luar biasa.

Becik ketitik olo ketoro,live for nothing Die for samething...Buat para guru Jadilah Pendidik yg inspiratif buat murid muridnya dan tinggalkan kebiasaan sebagai pengajar.
matur nuwun

Selasa, 25 Maret 2014

Cobalah untuk Mengerti

pemburu nasib...
Siapakah yang tidak merasa senang,bila perubahan dalam dirinya mengarah kepada kebaikan dan kesuksesan.
disamping kesuksesan hasil perburuan kita,ternyata banyak kesuksesan yang begitu saja lewat tanpa kita sadari dan tanpa kita syukuri.
cobalah kita lihat begitu suksesnya pembuahan di ovum hasil pertarungan berjuta juta sperma,begitu suksesnya kelahiran kita,begitu suksesnya sekolah yang kita lalui sementara masih banyak di luar sana oarang orang yang menderita karena tak dapat sekolah,begitu suksesnya kita masih bisa makan 3 kali sehari,begitu suksesnya kita masih bisa kerja,begitu suksesnya karena kita menjadi pendidik yang sekaligus menjadi teladan bagi anak anak didik yang memang haus akan teladan.

Mensyukuri nikmat adalah ciri makhluk tuhan yang beradap...
kini tibalah kita mengadakan perburuan tentang nasib kita yang belum kita capai sampai hari ini.
berkaca pada diri kita,sudah pantaskah bila kita menyalahkan orang lain?
Apa pedulinya dengan janji janji para pemimpin, yang dengan suara lantang,berkumandang sampai ujung pelososk desa"saudara saudara bila kami jadi pemimpin negeri ini akan kujamin hidup rakyat akan sejahtera".
Apa pedulinya dengan lingkungan yang tak mendidik,apa pedulinya dengan sistem pendidikan yang mungkin kurang memuaskan kita.

Walau itu semua akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan hidup kita,namun ada sesuatu yang lebih berpengaruh dari itu semua"Berani keluar dari kotak kenyamanan".
Alloh SWT.....telah menandaskan dalam Firmannya.
Jagalah Kemiskinanmu...
Jagalah Kemiskinan Keluargamu..
dan jagalah kemiskinan lingkunganmu.
Tak ada pilihan yang lain bagi kita kecuali berani keluar dari kotak kenyamanan selama ini,berfikir jauh kedepan dan mengoptimalkan potensi diri kita.
Rekan rekan...dari ujung jauh di pelosok Wonogiri....mengucapkan selamat memulai perburuan,semoga keberhasilan selalu menerpa kita.

amin amin ya robbalalamin.

Rabu, 29 Mei 2013

Bayang Bayang Semu

Terasakah sobat?
Ternyata sepak terjang kehidupan kita penuh dengan bayang bayang semu?
Penampilan kita yg parlente,yg sok boys,sok gentlemen penuh dengan kepura puraan?
Pakaian yg bersih di luarnya,rambut atau apapun yg kelihatan rapi,mungkin belum kita sepadankan dengan kerapihan jiwa dan batin kita?

Benarkah,apa yg kita tampilkan hasil dari bayang bayang semu di lingkungan kita?
Orang bijak bestari pernah Bilang"Tak akan pernah ada sebuah organisasi yg sehat,tanpa ada orang orang mau berkumpul didalamnya.tak akan ada artinya orang orang sama berkumpul kalu tak ada aturan yg mengaturnya.dan aturan tinggallah menjadi aturan yg tertulis di dinding dinding kalau tak yg mau mentaatinya."

Bayangan semu yang senantiasa menyelimuti kehidupan kita,yg akan membawa kepada kemunafikan hidup...
akan menggiring diri kita kedalam kehidupan yg terombang ambing.

Kita ...bukanlah orang lain.
Karena kita punya kesendirian
Kita tak bisa menjadi orang lain...dan kita biarkan menjdi diri kita sendiri

Mulai kapan kesemuan kesemuan itu hilang dari kehidupan kita?
tentu jawabnya..mulai dari "Tatkala Kita Bisa Menemukan diri Kita Yg Hilang Ini"




















































Selasa, 22 Januari 2013

3 Cewek Jenius



3 cewek Jawa, Menado dan Papua naik pesawat dari Jkt ke Dili. Tiba2 ditengah jalan pesawat oleng dan rasanya mau jatuh.

Seketika si Jawa tadi ambil bedak dan gincu dandan cantik sekali, temannya bingung dan tanya, "Kenapa kok dandan?"
Dia bilang, "Biasa kalau pesawat mau jatuh yang ditolong pertama kan yang plg cantik."

Aehhh,si Menado ga bisa terima, lalu dia angkat roknya sampai tinggi. Temannya tanya, "Kenapa angkat rok sampai tinggi begitu?"
Dijawab, "Biasa kalau pesawat jatuh, yang pertama ditolong kan yang pahanya putih-putih. "

Hehhh,si Papua sudah emosi sekali mendengar ocehan kedua temannya. Dia lalu buka baju dan telanjang. semuanya tampak hitam...temannya kaget dan bertanya, "Kenapa telanjang gitu?"
Dengan enteng dia jawab, "Biasa kalau pesawat jatuh yang paling pertm dicari kan Kotak Hitam.

Rabu, 09 Januari 2013

Trigger

Ayah miskinku berkata"Harta itu hanya akan menjadikan orang menjadi rakus"
Setelah ayahku menjadi kaya,lantas beliau berkata"Kemiskinan adalah awal dari kejahatan"

lantas terpatrilah dlm benakku,yang kemudian menjadi pola kebiasaan dalam hidupku,mengapa?
ternyata realitanya ayahku tak kunjung menjadi kaya.
Maka aku tetap terlelap dalam pola kebiasaan hidup yg nglaras saja,toh banyak harta akan menjadi sumber malapetaka.

realitas hidup kini,sudah sangat beda dengan realitas hidup di kala ayahku dulu,tak ada penerangan tak apa,tak ada sepeda motor tak apa,tak bisa sekolah juga tak apa dan mungkin masih berapa lagi yg tak ada juga menajdi apa apa.

kini,kemajuan tlh merambah.
aku tak bisa mengelak dr penerangan,tak bisa mengelak dr sarana tranportasi,tak bisa mengelak dr menyekolahkan anak dan mungkin tak bisa mengelak dr hal hal yg memang harus ada karena kemajuan.

Aku di tendang perkembangan,aku di hempaskan pada daratan yg kompetitif.
aku tak bisa mengelak
aku harus berbuat sesuatu...
menjadikan perkembangan dan kemajuan ini lebih membahagiakan kehidupanku.

Minggu, 06 Januari 2013

Tinimbang turu sore

lha kok dumadakan eling marang pewelinge eyang Ronggo warsito..
"Amenangi jaman edan
ewuh oyo ing pambudi
melu edan ora tahan yen tan melu hanglakoni
boya keduman melik kaliren wekasanipun...
ananging.......
Begjo begjane wong kang lali
luwih begjo wong kang eling lawan waspodo"

Hidup di jaman edan,kalau di pikir pikir kok serba sulit
ikut edan enggak tahan,kalau enggak ikut edan enggak kebagian apa apa
dan akhirnya kelaparan juga.

tetapi orang yg ngedan itu tak ada kebahagiaan...
karena orang yg bahagia adalah orang yg selalu eling dan selalu waspodo.

Paradikma kehidupan kian berkembang tanpa batas,seiring dengan doktrin doktrin yg mendidik dan yg tak mendidik.

Definisi kaya itu tanpa batas,ada batas kalau yg kaya harta ada kaya hati.
tak sulit mengukurnya,siapa yg kaya harta sekaligus kaya hati...
dan siapa yg kaya harta tetapi kikir hatinya...

memang jatah hidup kita seharusnya untuk Berfastaqul khoirot.....beramal soleh,kerja kemanusian,berprestasi....
hingga pada akhirnya kaya adalah akibat,bukan tujuan.kaya yg bermartabat,yg diperoleh melalui proses kemandirian kita.

Kamis, 03 Januari 2013

Termenung

Ya Alloh dalam keterbatasanku,aku mencoba tuk merenung...
Merenungi perjalanan hidup yg ternyata sdh 50 tahun aku jalani....masa kecil,di awal tahun 60 an pasti berbarengan dengan situasi dimana kehidupan bangsa ini belumlah stabil dari berbagai sendi kehidupan.
Kehidupan politik yg berimbas pada kehidupan ekonomi tercermin dari jauhnya kesejahteraan di kala itu.

Anak yg secara kodrati terlahir dari kalangan yg pas pasan secara ekonomi,dibarengi dengan kesadaran orang tua yg masih rendah terhadap pendidikan,mengakibatkan masih rendahnya kesadaran anak anak usia sekolah,duduk di bangku sekolah.

Hanya mereka yg punya kesadaran yg tinggi yg muncul dari anak sendirilah yg membawa mereka tetap betah duduk di bangku sekolah.
Tanpa kecuali,pilihanku saat itu hanya sekolah,sekolah dan terus sekolah walau penuh rintangan,gangguan dan hambatan.

Saat itu,pendidikan belumlah menjadi kebutuhan utama.....
kebanyakan orang terfokus pada kebutuhan pokok makan dan minum,dan mungkin membangun rumah yg jauh dari kesedrhanaan.

Ya Alloh,kini situasi itu tlah berubah 180 derajat....
Nurut hematku peluang kini terbuka lebar untuk mengembangkan setiap potensi yg ada.
keadaan telah berubah,apa yg kita butuhkan kini?

Menyadari siapa diri kita,seberapa kuat kemampuan kita,dan apa yg kita perjuangkan,untuk mewujudkan impian kita.
janganlah berlagak kaya padahal kita miskin,pakailah baju keseharian....tak usah neko neko...karena memang kita belum pastas untuk kesana.
Kutitipkan pada anak anakku,teruslah termotivasi...untuk selalu maju....
kesampingkan kesenangan yg serba instan,yakinlah itu akan membawa bencana berkelanjutan

Sabtu, 29 Desember 2012

Bijak nan arif

Bulan(Qomariyah)telah mengakhiri masa putarnya selama setahun,beberapa bulan yang lalu.
Mataharipun kelihatannya akan mengakhiri masa putarnya di tahun 2012 ini pada hari senin,tanggal 31 Desember ...Insyaalloh.
Bumi,sebagai tempat berpijak segala makhuk yang kasat mata maupun yang tidak,akan selalu mendapati tahun yg silih berganti.
Dan......
Manusia,adalah makhuk yg di beri amanah sebagai kholifah di bumi,mengatur,memelihara dan sekaligus kadang menghancurkannya.
Manusialah yg secara kodrati diberi amanah untuk mengemban sejarah peradapan....
Tak ada sejarah peradapan,kecuali sejarah peradapan yg di buat oleh manusia....
Peradapan yang membawa kemaslahatan tentunya akan menciptakan peradapan yg Beradap.
keebalikannya...tentunya peradapan yg tak membawa kemaslahatan umat  akan membawa Kebiadapan.

Kita...
Sebagai manusia yg hidup di masa kini.....
tentunya punya kewajiban untuk belajar sejarah peradapan....yg maslahah akan menciptakan manusia yg bijak,yg tak maslahah tentunya sebagai bemper agar tak terjerumus kelubang yg sama.
Nak? untuk apa kau belajar sejarah?...
Apakah sekedar menghapal tanggal,bulan dan Tahunnya saja tentang kejadian itu terjadi?
Belajarlah sejarah...untuk mengambil hikmah pelajaran di balik kejadian keejadian penting di dalamnya.
Ya...memang,Muhammad Rosululloh berhijrah,hingga menjadikan pijakan umat Islam sebagai dasar hitungan tahun baru hijriyah....kejadian itu tak mungkin terulang lagi.
Tapi kita akan menjadi semakin bijak,manakala kita mau berhijrah dari kebiasaan buruk ke kebiasaan yg baik.

IR Soekarno dan Drs.Muh Hatta,cukup sekali mengukir sejarah kemerdekaan,17 Agustus 1945 silam.
Tapi bisakah kita mengukir kemerdekaan dan kemandirian kita?
Tiap hari kita terjajah dengan rutinitas rutinitas yg tak bermanfaat...makin hari makin asyik..dan bahkan kita tak menyadarinya....

Selamat belajar sejarah shobat shobatku...agar kita menjadi manusia yg Bijak dan Sekaligur Arif. 
,

Minggu, 14 Oktober 2012

carut marut

siapa yg salah...
atau siapa yg meski di salahkan...di kambing hitamkan?
semua hampir kebakaran jenggot,melihat pelajar dan mahasiswa saling baku hantam bak perang barata yuda jaya binangun.

tengoklah kebelakang anak anak PAUD duduk dengan manisnya,senda gurau tak menghiraukan dia terlahir dari kalangan mana?
bila ada yg membedakan diri itu pasti olah orang tua yg membatasi pergaulan anaknya...takut kena penyakit khusus orang orang berkekurangan.

Anak TK pun msh manis manis perilakunya....dan mungkin dulupun ada nyanyian jawa yg begitu populer.
aku bocah cilik...
jejer larik larik..
sandangane resik,tumindake becik.

sepertinya lagu itu..
mulai luntur seiring anak mulai masuk sekolah dasar....
benarkah jarena beban kurikulum yg berat?
atau mungkin suasana rumah tangga yg tak nyaman?
atau mungkin guru belumlah menjadi sosok teladan bagi muridnya?

sudah saatnya semua mulai instrospeksi diri.
Kurikulum adalah arah yg mau di capai pada setiap jenjang satuan pendidikan,dengan tingkatan umur yg berbeda beda....jngnlah terlalu di bebani dngn muatan yg blm pada saatnya....kasihan si anak.
biarkan mereka berkembang dengan cirikhas anak Indonesia....

orang tua,kenapa terlalu bangga dengan perkembangan otak kiri anaknya?
sudah saatnya para orang tua mulai membuka diri,membiarkan si anak untuk belajar pada lingkungan sekitar,dengan memberi pemahaman niali nilai yg baik dan yg buruk.

dan sebagai guru.....
inilah tugas yg mestinya tak hanya di ukur dengan kemampuan menghantarkan si anak lulus UN.
lebih dari ittu....mampukah guru membuat si anak lebih menyadari sebagai makhuk individu dan sekaligus makhluk sosial?

ironis....tapi ada sebuah harapan besar...tuk menjadikan indonesia menjadi bangsa yg besar,bukan karena apa apanya.
tapi lebih karena kita bangga dengan indonesia.


Minggu, 09 September 2012

Ironis

betapa berat sebuah paradikma di bangun...
Sebuah pembiasaan yg akan selalu menghadirkan sosok sosok manusia yg selalu pandai bersandiwara dlam setiap aspek kehidupan.
Tanpa kecuali...
Dunia pendidikan tak menghasilkan tamatan yg kompeten di bidngnya.......Sandiwara...
Mulai dari Kurikulum,tenaga pendidik sampai pada peserta didik ...perubahan kurikulum yg sudah berbasis pada satua pendidikan tak di respon secara posisitf oleh menejemen sekolah.
Mestinya kurikulum itu sudah mencerminkan kekuatan dan kelemahan pada satuan pendidikan masing masing.kajian yg jelas,dasar yg jelas dan tujuan yg jelas pula apa yg hendak di capai setelah peserta didik menyelesaikan jenjang pendidikan pada kurun waktu yg telah di tentukan .

Tenaga pendidik,demikan pula adanya,banyak muatan muatan yg kadang kurang begitu bersentuhan dengan tujuan perubahan pada peserta didiknya,tapi sebatas hanya melengkapi syarat minimal sebagai guru yg bersertifikasi.
Sebuah karakter,pembentukan ekonomi kreatif dan penerapan nilai nilai kewirausahaan yg telah di canangkan pemerintah baru sebatas wacana yg sulit di terapkan di pembelajaran sehari hari.

Bagaimana dengan peserta didik?
Peserta didik juga tak menghadirkan sosok yg cepat menyadari bahwa dia adalah input dari sebuah lembaga pendidikan yg akan menghasilkan sebuah output yg penuh perubahan ke arah yg lebih baik...
 Perlukah mesti diadakan semacam Brainstorming ?untuk menyadarkan peserta didik bahwa dia adalah anak sekolah yg butuh perubahan?

Minggu, 24 Juni 2012

KENANGAN

setiap jengkal waktu,tlah kita lalui dengan pernik pernik dan liku liku kehidupan
kian lama kita berlabuh di kala waktu,kian banyak kenangan mengendap dalam memori...
berapa mega bait otak kita sanggup menyimpan memori?Hanya Alloh lah yg mengetahui julah pastinya

begitu cepat kita mengenter kenangan kenangan masa lalu...yg begitu indah atu mugkin begitu memilukan
sering kita tersenyum dlm kesendirian begitu kita mengenang masa lalu yg begitu indah.....
seiring itu pula tak terasa air mata berlinang begitu masa masa suram,kian nampak jelas didepan mata kita

yg indah atau mungkin yg suram semua adalah kenangan perjalanan hidup kita
tuhan Alloh lah yg telah menjadikan kita manusia sebagai makhluk pembuat kenangan
hari ini akan menajdi kenangan di hari esuk....hari esukpun akan menjadi kenangan di kemudian hari...

adakah hari hari yang mau kembali ke harri yg telah kita lalui?
tentunya yg kembali adalah nama harinya...
sedang kejadian kejadian yg kita perbuat di hari itu tidaklah mungkin akan kita ulangi lagi...persis waktunya sama kuantitasnya.

HARI INI JADILAH PIJAKAN HARI ESUK TUK BUAT CATATAN TERINDAH DALAM PERJALANAN HIDUP KITA.
SELAMAT BUAT REKAN REKANKU  YG MASIH PUNYA KESEMPATAN MEMBUAT KENANGAN TERINDAH DALAM HIDUPNYA

Jumat, 02 Desember 2011

Ujian

Ketika sukses pertama tlah terlampui,dimana jutaaan sperma ,hanya ada satu pemenang yang sanggup membuahi ovum.tibalah saatnya titah manusia ini menjalani ujian hidup di alam kandungan selama 9 bulan 10 hari.
Ketika kita lahir dengan nafas yang sepurna dan tubuh yang sehat ,tibalah saatnya manusia menjalani hidup di alam dunia dengan berlatih mengenali alam lingkungan,ujian yang tiada henti mulai mengenali alam sekitar,mendengarkan ,meraba ,berlatih bergerak hingga saatnya bisa duduk,merangkak,jalan dan berlari...

kini,kita mencari sesuatu yang memang kita cari.....
kita cari pengetahuan dan memang sewajarnya kita minta di uji pencarian kita.
kita olah ragakan diri kita,biarkan oran menilai hasil olahan kita
kita olah hatikan diri kita,dan biarkan orang lain menilai hasil olahan hati kita.
kita olah rasakan diri kita,dan biarkan orang lain menilai hasil olahan rasa kita.

Shobat yg budiman.....
Nilai yang plus dalam diri setiap orang,ketika kita mencapai hasil olahan yang maksimal .
olah pikir,olah raga,olah hati dan olah rasa......

sudah saatnya kita kembali pada ujian kita...
kita buat soal sendiri,kita nialai diri sendiri dan kita potret diri kita sendiri.....
seperti apakah dir kita?

Rabu, 16 November 2011

menangis dalam Lamunan

terasa sesak nafas ini...
begitu melihat sebuah pemandangan yg kasat mata maupun yg tak kasat mata
sebuah drama kehidupan yg berakhir tragis...
drama sudah selayaknya ada pelaku utama dan ada peran pembantu...

ada pahlawan selayaknya james bond ada pesakitan selayaknya tuan Thakur..
di epesode kali ini aku tak bisa membedakan mana james Bondnya dan mana tuan Thakurnya...
yaaa sebuah epesode hukum yg berkeadilan..
ataumungkin lebih dalam hukum yg berkeadilan dan berkemanusiaan...

Sebagai penikmat dan pemerhati drama kehidupan ...
ku ingin melihat sebuah ending yg menyenangkan ...yang berkeadilan dan berkemanusiaan
apa artinya adil tak berperikemanusiaan

kini...
akupun menanti ....
menanti kepastian yg tak kunjung pasti...

namun paling tidak akupun tersadar,ada ukuran baik , jelek. salah benar terang dan gelap.
lantas kemana kita berpaling mencari ukuran pembedanya...
tak lain dan tak bukan ya dari nilai nilai agama..

Senin, 14 November 2011

Menangis di pangkuan Lamunan

Senja mulai beranjak
Mendung menyelimuti bumi wonogiri,walau mendung tak berarti hujan.nampak jelas bumi ini makin redup karenanya.

Kegundahan hati tak bisa terelakkan,melihat keadaan begitu cepat berubah .
rasanya baru kemarin orang mengelu elukan bak pahlawan,pejuang yg dengan gigih mempertahankan budaya leluhur tanah jawa .

Aku ingin menangis entah mengapa,aku sendiri tak tau. perkenankan aku menangis sejenak.
menangis dalam lamunan seorang penonton drama yg berkhir tragis.
Aku masih ingat walau samar samar.....
Badan ini ada Raga ada fikiran dan ada Hati....

Aku hanya bisa bicara dengan hatiku,tak bisa bicara lagi dengan fikiranku,apalagi dengan ragaku.

Rabu, 02 November 2011

Guru itu mati di tangan Muridnya

Resi Bargowo,maha guru kang kaloka...
kuncoro sak endenging bawono jroning jagad pewayangan.....
Arum angambar ngambar nganti tumekaning deso ngadeso.
akeh kang podo tumeko pengen ngangsu kawruh lan kadigdayan

Bismo,ora ketinggalan age age dandan ugo pengen ngangsu kawruh marang sang maha guru
jroning ati wus bulat tekate,ora bakal mundur lamun durung entuk kawruh kang migunani tumrapawake.
Yo mesti wae kanti niat kang kuat lan usaha kang tanpo ngrasak ake kesel,Bismo kang bodo dadi pinter.
bismo kang minder margo asale songko karang pradesan dadi Bismo kang anduweni roso kapercayan.
dadi digdoyo margo anggone olah kanuragan....
prasasat jalmo limpat seprapat tamat.

hanamung sak wuse Bismo dadi pinter samubarange,banjur tuwuh sifat kang olo....
Nantang marang gurune adu kasekten....ngene ucape...
Heee bargowo wus tamat anggonku ngangsu kawruh marang kowe,sak iki endi sing kuat ? aku opo kowe.
Yen kowe lanang tenan ayo metu menyang Blabar kawat adu athosing balung uleting kulit.

Kelakon wong loro podo adu kasekten.....
yo mesti wae resi Bargowo kalah margo umur wus dungkap 70 an....
resi Bismo gugur,pejah jrebabah depani bantolo

Selasa, 11 Oktober 2011

Senja di bukit Gandul

Sore itu,selasa hari ke 11 di bulan Oktober tahun ke 2011
mentari perlahan lahan mulai sembunyi di balik bukit,wajah yang renta mulai beranjak dari ladang menuju istana kebanggaannya.
Rumah yang mungkin lebih tepat di sebut gubuk,baginya laksana istana konglomerat penuh dengan glamor glamor kehidupan.

di balik kepenatan,tersirat satu keyakinan menatap hari tua dengan penuh harapan...
meski usia tlah nginjak tahun ke 70 an,Taqdir tlah menggariskan membiayai anak ragilnya yang msh duduk di bangku SMK.

Mestikah kita harus menyalahkan taqdirnya?
suratan itu tlah terpampang olehNya,Realisme.........
kenyataan bukanlah sebuah mimpi.....
keadaan bukanlah angan angan dan program ideal..

ada hiukmah yang terkandung di balik keperkasaan sang bapak yang mulai manula.
ada perjuangan yg tiada akhir dari se oarang bapak...
Ada kebanggaan bagi seorang anak yang tumbuh dan subur dari jerih payah seorang bapak.

Kini...
Tinggallah aku bertanya pada sang anak...
Banggakah kau dengan keadaan yang kini kau hadapi/
Apa justru kau merasa menyesal tlah terlahir dengan kondisi yang ada?

Ku tak bisa menyembunyikan rasa kagumku,pada ke ikhlasan sang bapak dengan perjuangannya.

Bapak,selamat berjuang...
semoga anakmu kelak bisa mengangkat harkat dan martabatmu di hadapan Ilahi Robbi

Sabtu, 01 Oktober 2011

Pengorbanan

Kaya,miskin atau mungkin fisik kita adalah sunnah Alloh yg harus kita terima apa adanya.
Termasuk,kisah yang satu ini.
Ahmad,sebutlah begitu.secara ekonomi memang tergolong lemah.
Anak seorang petani,yang lahir di Jawa timur.

Sekolah Dasar tlah dilewatinya,demikian pula pendidikan SMP dan SMA tlh di tamatkannya.
Kini,Ahmad bertekad melanjutkan jenjang pendidikannya ke Universitas terkemuka di Jawa Timur.
Alhamdulillah,lewat UMPTN Ahmad di terima di Perguruan tinggi tersebut.
Senang,haru bercampur baur jadi satu.

Buat Ahmad tak ada kata mundur dalam perjuangan .
namun apa daya kemampuan Ortu yang ekonomi lemah,membuat Ahmad harus berfikir panjang.
Dan kini,di lakonilah kuliah sambil mencari tambahan pendapatan.....
Berjualan keliling dari kampung ke kampung di seputar kampus di mana dia kuliah....
Saban hari habis kuliah pekerjaan itu di laluinya dengan penuh kesabaran dan keikhlasan...

Hingga suatu ketika Ahmad,pernah kehausan yg luar biasa,di tengah tengah menjajakan barang dagangannya.
Diapun memberanikan diri meminta air putih pada seorang Ibu separoh baya.
diminumlah air putih itu hingga terasa nikmat yg luar biasa.

Kini,Ahmad tlah menyandang gelar Dokter spesialis penyakit dalam.
Istri,anak, rumah dan materi tlah tercukupi.
Saat dia sedang tugas,ada laporan bahwa rumah sakit ini menerima rujukan dari rumah sakit yg lain,pasien itu menderita penyakit dalam yg akut.

Ahmad datang memeriksa pasien itu,sorot mata Ahmad tak pernah berhenti memandang pasien dengan penuh tanya.
Apakah ibu tinggal di kampung dekat kampus kuliah saya?
Iya! jawab ibu.
Kenapa pak Dokter kok tanya rumah saya?
Coba Ibu pandang saya baik baik,bukankah Ibu dulu pernah membantu saya,dengan memberi segelas air?
Tak di sangka dokter itu msh ingat.kejadian itu tlah berlangsung 20 tahun yang lalu.
Iya Nak,aku ingat.kini aku sdh tak punya apa apa lagi.

Suami tlah meninggal,rumah sdh aku jual dan anak anakku tlah jatuh miskin karena sakitku.
kini Ibu tinggal menunggu kematian saja.karena sdh tak punya apa apa.
Ibu jangan sedih,semua biaya perawatan sudah ada yang nanggung.

Siapa Nak yg Nanggung?tanya Ibu.
Dr Ahmad Bu, ya saya sendiri......