Kebiasaan kita lebih banyak mengharapkan ketulusan dari orang .
Pelayanan prima(exelent service),pemberian bantuan,penyediaan fasilitas,dan pujian serta hadiah.
Jarang kita berangkat dari pola pikir:
Sudahkah kita memberikan palayanan yg optimal?
Sudahkah kita memberikan bantuan kepada yg berhak sesuai dengan kadar kemampuan kita?
Sudahkah kita menyediakan fasilitas untuknya?
dan mungkin seringkah kita memberikan pujian atau mungkin hadiah buat dia?
Perubahan pola pendekatan"dari kita untuk dia(mereka) akan membawa dampak yg luar biasa terhadap model standar pelayanan dan standar mutu.
Ketulusan tidak serta merta akan datang dengan sendirinya,ketulusan adalah proses panjang yg terbentuk dari kebiasaan hidup kita sehari hari.
Memperhatikan sebelum di perhatikan
Melayani sebelum di layani
Menyapa sebelum di sapa
Menghargai sebelum di hargai
Sebuah pertolongan yg tulus tidak mesti terasa manis di awal maupun di endingnya.
liahatlah pada sebuah cerita burung salju:
Di Kanada pada setiap musim dingn akan terjadi perpindahan binatang menuju daerah yg panas.
Konon seekor burung itupn melakukan migrasi dari Kanada ke daerah lain,mungkin saking dinginnya,maka sayappun tak mampu lagi berkepak,jatuhlah burung itu tepat pada kandang sapi,sudah jatuh pingsan masih tertimpa kotoran sapi.
Dalam hati tak habis mengumpat,sapi tak tau diri,sapi tak pernah kenal agama.
Lama kelamaan bukan bau tak sedap dari kotoran sapi yg terhirup,namun rasa hangat yg dirasakan.badanpun kembali sehat berkat pertolongan kotoran sapi yg menjijikkan.
burungpun berkicau dengan merdunya,hingga tak sadarkan diri,seekor kucing datang menghampirinya,kucing itu tak langsung memakannya,menjilatinya,membuang semua kotoran yg melekat pada burung,burungpun terasa nikmat,terlelap dlm belaian,dan akhirnya burungpun menjadi santapan kucing.
Alangkah indahnya bila hidup ini selalu di bumbui dengan ketulusan,jauh dari kepura puraan.
Kemesraan ini janganlah cepat berlalu
Kemesraan ini janganlah cepat berlalu
hidup terasa damai berdampingan denganmu....
Kamis, 10 Maret 2011
Rabu, 09 Maret 2011
Jatidiri
Jatidiri sebuah kata yg terdiri dari Jati dan diri
Jati mungkin sesuatu yg inti,yg baik,yg punya karakteristik tertentu yg melekat pada sesuatu.
maka tak heran bila pohon jati sementara ini di nisbatkan sebagai pohon yg terbaik untuk kategori bahan bangunan.
Diri adalah apa yg melekat dalam kita,kamu,mereka atau mungkin ia.
Jati diri sudah barang tentu apa yg melekat pada diri seseorang,apa yg yg ingin dilekatkan dan apa yg harus dan akan di lekatkan pada diri seseorang.
Dekade terakhir ini banyak orang yg was was kita kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
kehilangan rasa cinta,rasa bangga,rasa memiliki dan rasa hangrungkebi(membela) terhadap bumi tempat kita di lahirkan dan bumi di mana kita di besarkan.
Betapa mudahnya harga diri sebagai bangsa di jual dengan harga murah,demi kepuasan sesaat dan seseorang atau mungkin sekelompok orang.
Penyelundupan baik keluar maupun kedalam adalah bukti nyata,betapa rendahnya harga diri seseorang,bila mungkin mereka kehilangan kesejatian dirinya.
Perusakan perusakan fasilitas2 umum,dengan sifat anarkhisnya sudah bukan merupakan pandangan yg asing di setiap saat.
Lantas kemanakah jatidiri kita sebagai bangsa yg relegius?yg ramah,santun baik budi pekertinya itu?
Kenyamanan,sangat identik dengan pembentukan sifat dan watak penduduk suatu negeri,berdasarkan karakteristik negeri itu sendiri.
Bisakah penduduk negeri tercinta ini,menemukan Jatidirinya di bawah tekanan dunia yg semakin mengglobal?
Mungkin Jawa itu sendiri punya karakteristik,jawa timuran,jawa tengahan bagian timur(solo jogya)jawa tengahan bagian barat dan jawa barat itu sendiri.
tiap daerah mempunyai keunggulan tentang jati diri sebagai bangsa yg heterogin ini.
Santun gaya madura
Santun gaya suroboyonan
Santun gaya solo jogya
Santun gaya banyumasan
dan santun gaya jawa baratan,semua ini merupakan kekayaan khasanah santun sebagai bangsa.
Gimana dengan penduduk Andalas?
Tentunya santun gaya palembang dan Lampung tentu berbeda penerapannya dengan santun Gaya Padang,apalagi santun gaya Medan dan Aceh darussalam.
Penduduk Bouerneo
yang identik dengan budaya Dayak dan banjar,punya karakteristik kesantunan yg berbeda.
kalo ya,katakan ya?menyatulah dengan Alam,maka akan terjadi keseimbangan kehidupan.
Maka jangan heran siapapun yg mengambil kekayaan alam buoerneo tanpa membangunnya kembali,tunggulah kehancuran dia,akan kualat kena falsafah hidup penduduk bouerneo.
Bagaimana dengan Sulawesi?
tak mungkin kita lupa,dengan nyanyian:
Nenek moyangku orangku pelaut.......
Tempaan alam yg keras,menyebabkan penduduk negeri di sini menjadi bangsa yg tegas tapi lugas.
Bangsa pemberani,tak kenal menyerah dalam mempertahankan prinsip hidup yg di pegangnya.
Irian Barat,Irian Jaya
Mungkin secara rumpun sedikit agak beda dengan yg di barat
Hidup yg menyatu dengan alam,taat pada hukum adat setempat,hidup dalam kesukuan yg jumlahnya mungkin ribuan,menyebabkan Jatidiri sebagai bangsa sedikit susah di padukan.
Namun,
di manapun keberadaan seseorang sebagai bangsa yg besar,dengan karakteristik masing2 daerahnya,sudah barang tentu merupakan kekayaan khasanah budaya bangsa sebagai bentuk dari Jatidiri bangsa itu sendiri.
Gagal atau belum sampaikah?kebinekaan dan ketunggal ekaan kita sebagai bangsa kita ikat dengan Sumpah pemuda dan mungkin dengan Pancasila?
Merasa satu negeri,satu bahasa dan satu bangsa dan kita pun bersaudara.
Bangkitlah pemimpinku
apapun bajumu,kami tak peduli
kau adalah potret Jati diri bangsa,yg mungkin akan di lihat,di tiru oleh ratusan penduduk negeri ini.
Kembalilah sebagai penduduk negeri yg bermartabat di mata Tuhan dan di mata Rakyat...
Jati mungkin sesuatu yg inti,yg baik,yg punya karakteristik tertentu yg melekat pada sesuatu.
maka tak heran bila pohon jati sementara ini di nisbatkan sebagai pohon yg terbaik untuk kategori bahan bangunan.
Diri adalah apa yg melekat dalam kita,kamu,mereka atau mungkin ia.
Jati diri sudah barang tentu apa yg melekat pada diri seseorang,apa yg yg ingin dilekatkan dan apa yg harus dan akan di lekatkan pada diri seseorang.
Dekade terakhir ini banyak orang yg was was kita kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
kehilangan rasa cinta,rasa bangga,rasa memiliki dan rasa hangrungkebi(membela) terhadap bumi tempat kita di lahirkan dan bumi di mana kita di besarkan.
Betapa mudahnya harga diri sebagai bangsa di jual dengan harga murah,demi kepuasan sesaat dan seseorang atau mungkin sekelompok orang.
Penyelundupan baik keluar maupun kedalam adalah bukti nyata,betapa rendahnya harga diri seseorang,bila mungkin mereka kehilangan kesejatian dirinya.
Perusakan perusakan fasilitas2 umum,dengan sifat anarkhisnya sudah bukan merupakan pandangan yg asing di setiap saat.
Lantas kemanakah jatidiri kita sebagai bangsa yg relegius?yg ramah,santun baik budi pekertinya itu?
Kenyamanan,sangat identik dengan pembentukan sifat dan watak penduduk suatu negeri,berdasarkan karakteristik negeri itu sendiri.
Bisakah penduduk negeri tercinta ini,menemukan Jatidirinya di bawah tekanan dunia yg semakin mengglobal?
Mungkin Jawa itu sendiri punya karakteristik,jawa timuran,jawa tengahan bagian timur(solo jogya)jawa tengahan bagian barat dan jawa barat itu sendiri.
tiap daerah mempunyai keunggulan tentang jati diri sebagai bangsa yg heterogin ini.
Santun gaya madura
Santun gaya suroboyonan
Santun gaya solo jogya
Santun gaya banyumasan
dan santun gaya jawa baratan,semua ini merupakan kekayaan khasanah santun sebagai bangsa.
Gimana dengan penduduk Andalas?
Tentunya santun gaya palembang dan Lampung tentu berbeda penerapannya dengan santun Gaya Padang,apalagi santun gaya Medan dan Aceh darussalam.
Penduduk Bouerneo
yang identik dengan budaya Dayak dan banjar,punya karakteristik kesantunan yg berbeda.
kalo ya,katakan ya?menyatulah dengan Alam,maka akan terjadi keseimbangan kehidupan.
Maka jangan heran siapapun yg mengambil kekayaan alam buoerneo tanpa membangunnya kembali,tunggulah kehancuran dia,akan kualat kena falsafah hidup penduduk bouerneo.
Bagaimana dengan Sulawesi?
tak mungkin kita lupa,dengan nyanyian:
Nenek moyangku orangku pelaut.......
Tempaan alam yg keras,menyebabkan penduduk negeri di sini menjadi bangsa yg tegas tapi lugas.
Bangsa pemberani,tak kenal menyerah dalam mempertahankan prinsip hidup yg di pegangnya.
Irian Barat,Irian Jaya
Mungkin secara rumpun sedikit agak beda dengan yg di barat
Hidup yg menyatu dengan alam,taat pada hukum adat setempat,hidup dalam kesukuan yg jumlahnya mungkin ribuan,menyebabkan Jatidiri sebagai bangsa sedikit susah di padukan.
Namun,
di manapun keberadaan seseorang sebagai bangsa yg besar,dengan karakteristik masing2 daerahnya,sudah barang tentu merupakan kekayaan khasanah budaya bangsa sebagai bentuk dari Jatidiri bangsa itu sendiri.
Gagal atau belum sampaikah?kebinekaan dan ketunggal ekaan kita sebagai bangsa kita ikat dengan Sumpah pemuda dan mungkin dengan Pancasila?
Merasa satu negeri,satu bahasa dan satu bangsa dan kita pun bersaudara.
Bangkitlah pemimpinku
apapun bajumu,kami tak peduli
kau adalah potret Jati diri bangsa,yg mungkin akan di lihat,di tiru oleh ratusan penduduk negeri ini.
Kembalilah sebagai penduduk negeri yg bermartabat di mata Tuhan dan di mata Rakyat...
Kamis, 03 Maret 2011
ngejowantah
Titah kang wujud manungso iku,wus tinakdir ake dadi makhluk kang sempurno.
sak liyane ponco indro,manungso di kompliti akal.
kanthi akal iki manungso iso bedak ake endi kang luput lan endi kang bener.
nanging kenopo?
kadang kolo susah bedak ake endi kang bener lan endi kang luput?
akal kang sajiwo ono rogone manungso mau,keno di arani modal mungguhing titah.
ono sak jrone lumaku yo iso wae modal mau malah bablas tanpo tilas,nanging ugo ono kang babar tumangkar,ngremboko jroning rogo,lan sak banjure migunani tumrap marang awake dewe lan sak kiwo tengene.
akeh sing iso di sawang
titah kang ngejowantah koyo dene malaikat ning sak temene setan keparat
ono kang ngejowantah koyo gembel kang nglemboro nanging itine suci
ugo ono titah kang jobo lan jerone padho sucine.
ngejowantah iku gambaran kang iso kadeleng kanthi mripat waloko.
iku gambarane jiwo kang kawujud ake kanti prilaku saben dinane.
sumonggo kados pundi anggen kito ngejowantah aken jiwo kita,mrih migunani tumrap sapodo podo
sak liyane ponco indro,manungso di kompliti akal.
kanthi akal iki manungso iso bedak ake endi kang luput lan endi kang bener.
nanging kenopo?
kadang kolo susah bedak ake endi kang bener lan endi kang luput?
akal kang sajiwo ono rogone manungso mau,keno di arani modal mungguhing titah.
ono sak jrone lumaku yo iso wae modal mau malah bablas tanpo tilas,nanging ugo ono kang babar tumangkar,ngremboko jroning rogo,lan sak banjure migunani tumrap marang awake dewe lan sak kiwo tengene.
akeh sing iso di sawang
titah kang ngejowantah koyo dene malaikat ning sak temene setan keparat
ono kang ngejowantah koyo gembel kang nglemboro nanging itine suci
ugo ono titah kang jobo lan jerone padho sucine.
ngejowantah iku gambaran kang iso kadeleng kanthi mripat waloko.
iku gambarane jiwo kang kawujud ake kanti prilaku saben dinane.
sumonggo kados pundi anggen kito ngejowantah aken jiwo kita,mrih migunani tumrap sapodo podo
Senin, 28 Februari 2011
Sebatas Bayang Bayang
Tak usah mikirin yang hebat hebat,kalo kita belum sampai saatnya
Ibarat biduk rindukan bulan,
apa sih kelebihan orang orang seperti kita?
Harta tak dapat di banggakan,tahta apalgi belum kita dapatkan
mungkin satu hal yg kebanyakan orang lain tak punya,hanyalah keyakinan yg kuat tuk keluar dari kemiskinan.
Kemiskinan harta,kemiskinan ilmu,kemiskinan rasa syukur dan mugkin kemiskinan2 yg lain.
Jalan yg terjal,liku penuh onak dan duri selalu menghantui setiap derap langkah kita.
ayunan kaki yg kadang terasa berat,tangan yg kian makin lunglai,mata yg kian sayu,harus kita bangkitkan lagi dalam semangat juang yg membara.
Bayang Bayang hendaklah setinggi Badan,apa salahnya kalau komunitas kita kita ini,punya mimpi ingin punya rumah,ingin punya penghasilan tetap,punya kendaraan dan ungkin sedikit mimpi ingin makan bersma kelurga di luar rumah(Baca bukan di halaman dan di emperan)
Bayang bayang itu masih setinggi badan,kita punya hak yg sama,walau kita di takdirkan terlahir dalam kondisi yg berbeda.
Biarkan dia susah menaruh Mobilnya di garasi,biarkan dia susah mengurus rumah dan villanya,
sibuk dengan bagaimana cara menyimpan uang yg aman.
Buat kita,cukuplah dengan tempat teduh dan pekerjaan yg cukup untuk membiayai kebutuhan pokok kita,
semoga Tuhan memberkahi
Ibarat biduk rindukan bulan,
apa sih kelebihan orang orang seperti kita?
Harta tak dapat di banggakan,tahta apalgi belum kita dapatkan
mungkin satu hal yg kebanyakan orang lain tak punya,hanyalah keyakinan yg kuat tuk keluar dari kemiskinan.
Kemiskinan harta,kemiskinan ilmu,kemiskinan rasa syukur dan mugkin kemiskinan2 yg lain.
Jalan yg terjal,liku penuh onak dan duri selalu menghantui setiap derap langkah kita.
ayunan kaki yg kadang terasa berat,tangan yg kian makin lunglai,mata yg kian sayu,harus kita bangkitkan lagi dalam semangat juang yg membara.
Bayang Bayang hendaklah setinggi Badan,apa salahnya kalau komunitas kita kita ini,punya mimpi ingin punya rumah,ingin punya penghasilan tetap,punya kendaraan dan ungkin sedikit mimpi ingin makan bersma kelurga di luar rumah(Baca bukan di halaman dan di emperan)
Bayang bayang itu masih setinggi badan,kita punya hak yg sama,walau kita di takdirkan terlahir dalam kondisi yg berbeda.
Biarkan dia susah menaruh Mobilnya di garasi,biarkan dia susah mengurus rumah dan villanya,
sibuk dengan bagaimana cara menyimpan uang yg aman.
Buat kita,cukuplah dengan tempat teduh dan pekerjaan yg cukup untuk membiayai kebutuhan pokok kita,
semoga Tuhan memberkahi
Sabtu, 26 Februari 2011
Malming
Apa itu arti malming,tanya lik man,padaku sore itu.
wajar kalau dia tanya tentang itu,dalam konsep hidupnya tak pernah ada hari tanpa kerja.
tak pernah ada hari tanpa melakukan aktifitas.
baginya Malam untuk tidur dan siang terus untuk berkarya.
Malming,mungkin hanya bisa di nikmati bagi mereka yg sudah punya pekerjaan tetap dengan waktu yg tetap pula.
Bagaimana bagi mereka yg kena sift malam minggu?tentunya selamt kerja saja,demi kelangsungan dapur tetap ngebul.
Bagi pelajar dan mahasiswa,mungkin malming bisa di nikmati karena keluar dari rutinitas kegiatan.
malming bisa jadi hal yg positif bila kita mau meningkatkan kecerdasan otak kanan kita.
berfikir jauh ke depan,bertenggang rasa dan melatih kecerdasan emosional kita.
Bagi keluarga yg telah mapan secara ekonomi,malming bisa dinikmati sambil makan di luar,tidur di hotel dan mungkin pulang minggu sore atau mungkin senin sore tuk melepas kepenatan kerja dalam 1 minggu.
Bagaimanakah kita menikmati malming sekarang ini?
tinggallah kita,dan sekali lagi tinggal kita menikmati malming ini sesuai dengan kadar kemampuan kita.
selamat bermalming shobat2,semoga tetap bisa menikmati malming ini dengan senang hati.
walau mungkin jjauh dari glamournya lampu lampu disco.....................
wajar kalau dia tanya tentang itu,dalam konsep hidupnya tak pernah ada hari tanpa kerja.
tak pernah ada hari tanpa melakukan aktifitas.
baginya Malam untuk tidur dan siang terus untuk berkarya.
Malming,mungkin hanya bisa di nikmati bagi mereka yg sudah punya pekerjaan tetap dengan waktu yg tetap pula.
Bagaimana bagi mereka yg kena sift malam minggu?tentunya selamt kerja saja,demi kelangsungan dapur tetap ngebul.
Bagi pelajar dan mahasiswa,mungkin malming bisa di nikmati karena keluar dari rutinitas kegiatan.
malming bisa jadi hal yg positif bila kita mau meningkatkan kecerdasan otak kanan kita.
berfikir jauh ke depan,bertenggang rasa dan melatih kecerdasan emosional kita.
Bagi keluarga yg telah mapan secara ekonomi,malming bisa dinikmati sambil makan di luar,tidur di hotel dan mungkin pulang minggu sore atau mungkin senin sore tuk melepas kepenatan kerja dalam 1 minggu.
Bagaimanakah kita menikmati malming sekarang ini?
tinggallah kita,dan sekali lagi tinggal kita menikmati malming ini sesuai dengan kadar kemampuan kita.
selamat bermalming shobat2,semoga tetap bisa menikmati malming ini dengan senang hati.
walau mungkin jjauh dari glamournya lampu lampu disco.....................
Kamis, 24 Februari 2011
Sebening embun
Sepakat untuk sependapat,manusia lahir suci adanya,ibarat kertas putih yg belum tercoret tinta.
menangis dalam ketulusan,tersenyum dan tertawa dalam ketulusan pula.
tak ada sandiwara,tak ada dusta di antara kita.
hati ini bersih dari noda dan dosa,di permukaanpun tak pernah terlintas kebringasan dan keangkaramurkaan.
Tapi,mengapa lantas kini banyak hati yg hitam legam?
Bila anak di besarkan dengan cacian maka dia akan belajar mengkhianati.
dan bila...dan bila
itulah yg mungkin menyebabkan perubahan hati seseorang .dan kemanakah hendak kita bawa hati ini?
Dalam diri kita terdapat segumpal daging,dan apabila segumpal daging itu baik,maka baiklah badan kita,segumpal daging itu adalah HATI!
Mungkin tak ada kurikulum yg baku,yg pasti akan membawa hati seseorangke arah yg baik,namun satu satunya jalan untuk meretas kersnya hati,tiada lain dengan pengamalan agama yg di yakini,tanpa embel2 apa,kecuali keiklasan menuju ridloNya.
menangis dalam ketulusan,tersenyum dan tertawa dalam ketulusan pula.
tak ada sandiwara,tak ada dusta di antara kita.
hati ini bersih dari noda dan dosa,di permukaanpun tak pernah terlintas kebringasan dan keangkaramurkaan.
Tapi,mengapa lantas kini banyak hati yg hitam legam?
Bila anak di besarkan dengan cacian maka dia akan belajar mengkhianati.
dan bila...dan bila
itulah yg mungkin menyebabkan perubahan hati seseorang .dan kemanakah hendak kita bawa hati ini?
Dalam diri kita terdapat segumpal daging,dan apabila segumpal daging itu baik,maka baiklah badan kita,segumpal daging itu adalah HATI!
Mungkin tak ada kurikulum yg baku,yg pasti akan membawa hati seseorangke arah yg baik,namun satu satunya jalan untuk meretas kersnya hati,tiada lain dengan pengamalan agama yg di yakini,tanpa embel2 apa,kecuali keiklasan menuju ridloNya.
Rabu, 23 Februari 2011
Instropeksi
Dalamnya samodra dapat di duga,dalmnya hati sopo sing ingerti.
Gajah di kelopak mata kok tak tampak,tapi mengapa kuman di seberang lautan di salahin
betapa mudahnya kita melihat kesalahan orang lain,tapi mengapa berat hati tuk mengakui kesalahan kita?
Mulat sariro hangroso wani(berani melihat pada diri kita sendiri,sebelum melihat kesalahan orang lain)
orang yg baik mestinya orang yg mau menutupi aib seseorang di depan orang lain.
Lepas dari itu semua,bagaimana kita mampu memaknai hidup ini agar lebih berarti?
Sebuah pergolakan besar dari dalam diri kita,tuk mampu mereformasi pola pikir yg jernih.
memang kadang hati ini ngumpet drakula,tapi kadang kala hati inipun bersemayam malaikat...
Kenapa kita tak selalu berdoa:
Ya Alloh kaulah dzat yg mampu membolak balikkan hati kami,tetapkanlah ya Alloh hati ini tuk selalu berada dalam aturanMu.
Ya Alloh kaulah dzat yg mampu membimbing hati kami,bimbinglah ya Alloh hati kami ini tuk selalu tunduk dan patuh di dalam ajaranmu...
Semoga,hati ini selalu damai dalam lindunganNya..
Gajah di kelopak mata kok tak tampak,tapi mengapa kuman di seberang lautan di salahin
betapa mudahnya kita melihat kesalahan orang lain,tapi mengapa berat hati tuk mengakui kesalahan kita?
Mulat sariro hangroso wani(berani melihat pada diri kita sendiri,sebelum melihat kesalahan orang lain)
orang yg baik mestinya orang yg mau menutupi aib seseorang di depan orang lain.
Lepas dari itu semua,bagaimana kita mampu memaknai hidup ini agar lebih berarti?
Sebuah pergolakan besar dari dalam diri kita,tuk mampu mereformasi pola pikir yg jernih.
memang kadang hati ini ngumpet drakula,tapi kadang kala hati inipun bersemayam malaikat...
Kenapa kita tak selalu berdoa:
Ya Alloh kaulah dzat yg mampu membolak balikkan hati kami,tetapkanlah ya Alloh hati ini tuk selalu berada dalam aturanMu.
Ya Alloh kaulah dzat yg mampu membimbing hati kami,bimbinglah ya Alloh hati kami ini tuk selalu tunduk dan patuh di dalam ajaranmu...
Semoga,hati ini selalu damai dalam lindunganNya..
Langganan:
Postingan (Atom)