siapa yg salah...
atau siapa yg meski di salahkan...di kambing hitamkan?
semua hampir kebakaran jenggot,melihat pelajar dan mahasiswa saling baku hantam bak perang barata yuda jaya binangun.
tengoklah kebelakang anak anak PAUD duduk dengan manisnya,senda gurau tak menghiraukan dia terlahir dari kalangan mana?
bila ada yg membedakan diri itu pasti olah orang tua yg membatasi pergaulan anaknya...takut kena penyakit khusus orang orang berkekurangan.
Anak TK pun msh manis manis perilakunya....dan mungkin dulupun ada nyanyian jawa yg begitu populer.
aku bocah cilik...
jejer larik larik..
sandangane resik,tumindake becik.
sepertinya lagu itu..
mulai luntur seiring anak mulai masuk sekolah dasar....
benarkah jarena beban kurikulum yg berat?
atau mungkin suasana rumah tangga yg tak nyaman?
atau mungkin guru belumlah menjadi sosok teladan bagi muridnya?
sudah saatnya semua mulai instrospeksi diri.
Kurikulum adalah arah yg mau di capai pada setiap jenjang satuan pendidikan,dengan tingkatan umur yg berbeda beda....jngnlah terlalu di bebani dngn muatan yg blm pada saatnya....kasihan si anak.
biarkan mereka berkembang dengan cirikhas anak Indonesia....
orang tua,kenapa terlalu bangga dengan perkembangan otak kiri anaknya?
sudah saatnya para orang tua mulai membuka diri,membiarkan si anak untuk belajar pada lingkungan sekitar,dengan memberi pemahaman niali nilai yg baik dan yg buruk.
dan sebagai guru.....
inilah tugas yg mestinya tak hanya di ukur dengan kemampuan menghantarkan si anak lulus UN.
lebih dari ittu....mampukah guru membuat si anak lebih menyadari sebagai makhuk individu dan sekaligus makhluk sosial?
ironis....tapi ada sebuah harapan besar...tuk menjadikan indonesia menjadi bangsa yg besar,bukan karena apa apanya.
tapi lebih karena kita bangga dengan indonesia.
Minggu, 14 Oktober 2012
Minggu, 09 September 2012
Ironis
betapa berat sebuah paradikma di bangun...
Sebuah pembiasaan yg akan selalu menghadirkan sosok sosok manusia yg selalu pandai bersandiwara dlam setiap aspek kehidupan.
Tanpa kecuali...
Dunia pendidikan tak menghasilkan tamatan yg kompeten di bidngnya.......Sandiwara...
Mulai dari Kurikulum,tenaga pendidik sampai pada peserta didik ...perubahan kurikulum yg sudah berbasis pada satua pendidikan tak di respon secara posisitf oleh menejemen sekolah.
Mestinya kurikulum itu sudah mencerminkan kekuatan dan kelemahan pada satuan pendidikan masing masing.kajian yg jelas,dasar yg jelas dan tujuan yg jelas pula apa yg hendak di capai setelah peserta didik menyelesaikan jenjang pendidikan pada kurun waktu yg telah di tentukan .
Tenaga pendidik,demikan pula adanya,banyak muatan muatan yg kadang kurang begitu bersentuhan dengan tujuan perubahan pada peserta didiknya,tapi sebatas hanya melengkapi syarat minimal sebagai guru yg bersertifikasi.
Sebuah karakter,pembentukan ekonomi kreatif dan penerapan nilai nilai kewirausahaan yg telah di canangkan pemerintah baru sebatas wacana yg sulit di terapkan di pembelajaran sehari hari.
Bagaimana dengan peserta didik?
Peserta didik juga tak menghadirkan sosok yg cepat menyadari bahwa dia adalah input dari sebuah lembaga pendidikan yg akan menghasilkan sebuah output yg penuh perubahan ke arah yg lebih baik...
Perlukah mesti diadakan semacam Brainstorming ?untuk menyadarkan peserta didik bahwa dia adalah anak sekolah yg butuh perubahan?
Sebuah pembiasaan yg akan selalu menghadirkan sosok sosok manusia yg selalu pandai bersandiwara dlam setiap aspek kehidupan.
Tanpa kecuali...
Dunia pendidikan tak menghasilkan tamatan yg kompeten di bidngnya.......Sandiwara...
Mulai dari Kurikulum,tenaga pendidik sampai pada peserta didik ...perubahan kurikulum yg sudah berbasis pada satua pendidikan tak di respon secara posisitf oleh menejemen sekolah.
Mestinya kurikulum itu sudah mencerminkan kekuatan dan kelemahan pada satuan pendidikan masing masing.kajian yg jelas,dasar yg jelas dan tujuan yg jelas pula apa yg hendak di capai setelah peserta didik menyelesaikan jenjang pendidikan pada kurun waktu yg telah di tentukan .
Tenaga pendidik,demikan pula adanya,banyak muatan muatan yg kadang kurang begitu bersentuhan dengan tujuan perubahan pada peserta didiknya,tapi sebatas hanya melengkapi syarat minimal sebagai guru yg bersertifikasi.
Sebuah karakter,pembentukan ekonomi kreatif dan penerapan nilai nilai kewirausahaan yg telah di canangkan pemerintah baru sebatas wacana yg sulit di terapkan di pembelajaran sehari hari.
Bagaimana dengan peserta didik?
Peserta didik juga tak menghadirkan sosok yg cepat menyadari bahwa dia adalah input dari sebuah lembaga pendidikan yg akan menghasilkan sebuah output yg penuh perubahan ke arah yg lebih baik...
Perlukah mesti diadakan semacam Brainstorming ?untuk menyadarkan peserta didik bahwa dia adalah anak sekolah yg butuh perubahan?
Minggu, 24 Juni 2012
KENANGAN
setiap jengkal waktu,tlah kita lalui dengan pernik pernik dan liku liku kehidupan
kian lama kita berlabuh di kala waktu,kian banyak kenangan mengendap dalam memori...
berapa mega bait otak kita sanggup menyimpan memori?Hanya Alloh lah yg mengetahui julah pastinya
begitu cepat kita mengenter kenangan kenangan masa lalu...yg begitu indah atu mugkin begitu memilukan
sering kita tersenyum dlm kesendirian begitu kita mengenang masa lalu yg begitu indah.....
seiring itu pula tak terasa air mata berlinang begitu masa masa suram,kian nampak jelas didepan mata kita
yg indah atau mungkin yg suram semua adalah kenangan perjalanan hidup kita
tuhan Alloh lah yg telah menjadikan kita manusia sebagai makhluk pembuat kenangan
hari ini akan menajdi kenangan di hari esuk....hari esukpun akan menjadi kenangan di kemudian hari...
adakah hari hari yang mau kembali ke harri yg telah kita lalui?
tentunya yg kembali adalah nama harinya...
sedang kejadian kejadian yg kita perbuat di hari itu tidaklah mungkin akan kita ulangi lagi...persis waktunya sama kuantitasnya.
HARI INI JADILAH PIJAKAN HARI ESUK TUK BUAT CATATAN TERINDAH DALAM PERJALANAN HIDUP KITA.
SELAMAT BUAT REKAN REKANKU YG MASIH PUNYA KESEMPATAN MEMBUAT KENANGAN TERINDAH DALAM HIDUPNYA
kian lama kita berlabuh di kala waktu,kian banyak kenangan mengendap dalam memori...
berapa mega bait otak kita sanggup menyimpan memori?Hanya Alloh lah yg mengetahui julah pastinya
begitu cepat kita mengenter kenangan kenangan masa lalu...yg begitu indah atu mugkin begitu memilukan
sering kita tersenyum dlm kesendirian begitu kita mengenang masa lalu yg begitu indah.....
seiring itu pula tak terasa air mata berlinang begitu masa masa suram,kian nampak jelas didepan mata kita
yg indah atau mungkin yg suram semua adalah kenangan perjalanan hidup kita
tuhan Alloh lah yg telah menjadikan kita manusia sebagai makhluk pembuat kenangan
hari ini akan menajdi kenangan di hari esuk....hari esukpun akan menjadi kenangan di kemudian hari...
adakah hari hari yang mau kembali ke harri yg telah kita lalui?
tentunya yg kembali adalah nama harinya...
sedang kejadian kejadian yg kita perbuat di hari itu tidaklah mungkin akan kita ulangi lagi...persis waktunya sama kuantitasnya.
HARI INI JADILAH PIJAKAN HARI ESUK TUK BUAT CATATAN TERINDAH DALAM PERJALANAN HIDUP KITA.
SELAMAT BUAT REKAN REKANKU YG MASIH PUNYA KESEMPATAN MEMBUAT KENANGAN TERINDAH DALAM HIDUPNYA
Jumat, 02 Desember 2011
Ujian
Ketika sukses pertama tlah terlampui,dimana jutaaan sperma ,hanya ada satu pemenang yang sanggup membuahi ovum.tibalah saatnya titah manusia ini menjalani ujian hidup di alam kandungan selama 9 bulan 10 hari.
Ketika kita lahir dengan nafas yang sepurna dan tubuh yang sehat ,tibalah saatnya manusia menjalani hidup di alam dunia dengan berlatih mengenali alam lingkungan,ujian yang tiada henti mulai mengenali alam sekitar,mendengarkan ,meraba ,berlatih bergerak hingga saatnya bisa duduk,merangkak,jalan dan berlari...
kini,kita mencari sesuatu yang memang kita cari.....
kita cari pengetahuan dan memang sewajarnya kita minta di uji pencarian kita.
kita olah ragakan diri kita,biarkan oran menilai hasil olahan kita
kita olah hatikan diri kita,dan biarkan orang lain menilai hasil olahan hati kita.
kita olah rasakan diri kita,dan biarkan orang lain menilai hasil olahan rasa kita.
Shobat yg budiman.....
Nilai yang plus dalam diri setiap orang,ketika kita mencapai hasil olahan yang maksimal .
olah pikir,olah raga,olah hati dan olah rasa......
sudah saatnya kita kembali pada ujian kita...
kita buat soal sendiri,kita nialai diri sendiri dan kita potret diri kita sendiri.....
seperti apakah dir kita?
Ketika kita lahir dengan nafas yang sepurna dan tubuh yang sehat ,tibalah saatnya manusia menjalani hidup di alam dunia dengan berlatih mengenali alam lingkungan,ujian yang tiada henti mulai mengenali alam sekitar,mendengarkan ,meraba ,berlatih bergerak hingga saatnya bisa duduk,merangkak,jalan dan berlari...
kini,kita mencari sesuatu yang memang kita cari.....
kita cari pengetahuan dan memang sewajarnya kita minta di uji pencarian kita.
kita olah ragakan diri kita,biarkan oran menilai hasil olahan kita
kita olah hatikan diri kita,dan biarkan orang lain menilai hasil olahan hati kita.
kita olah rasakan diri kita,dan biarkan orang lain menilai hasil olahan rasa kita.
Shobat yg budiman.....
Nilai yang plus dalam diri setiap orang,ketika kita mencapai hasil olahan yang maksimal .
olah pikir,olah raga,olah hati dan olah rasa......
sudah saatnya kita kembali pada ujian kita...
kita buat soal sendiri,kita nialai diri sendiri dan kita potret diri kita sendiri.....
seperti apakah dir kita?
Rabu, 16 November 2011
menangis dalam Lamunan
terasa sesak nafas ini...
begitu melihat sebuah pemandangan yg kasat mata maupun yg tak kasat mata
sebuah drama kehidupan yg berakhir tragis...
drama sudah selayaknya ada pelaku utama dan ada peran pembantu...
ada pahlawan selayaknya james bond ada pesakitan selayaknya tuan Thakur..
di epesode kali ini aku tak bisa membedakan mana james Bondnya dan mana tuan Thakurnya...
yaaa sebuah epesode hukum yg berkeadilan..
ataumungkin lebih dalam hukum yg berkeadilan dan berkemanusiaan...
Sebagai penikmat dan pemerhati drama kehidupan ...
ku ingin melihat sebuah ending yg menyenangkan ...yang berkeadilan dan berkemanusiaan
apa artinya adil tak berperikemanusiaan
kini...
akupun menanti ....
menanti kepastian yg tak kunjung pasti...
namun paling tidak akupun tersadar,ada ukuran baik , jelek. salah benar terang dan gelap.
lantas kemana kita berpaling mencari ukuran pembedanya...
tak lain dan tak bukan ya dari nilai nilai agama..
begitu melihat sebuah pemandangan yg kasat mata maupun yg tak kasat mata
sebuah drama kehidupan yg berakhir tragis...
drama sudah selayaknya ada pelaku utama dan ada peran pembantu...
ada pahlawan selayaknya james bond ada pesakitan selayaknya tuan Thakur..
di epesode kali ini aku tak bisa membedakan mana james Bondnya dan mana tuan Thakurnya...
yaaa sebuah epesode hukum yg berkeadilan..
ataumungkin lebih dalam hukum yg berkeadilan dan berkemanusiaan...
Sebagai penikmat dan pemerhati drama kehidupan ...
ku ingin melihat sebuah ending yg menyenangkan ...yang berkeadilan dan berkemanusiaan
apa artinya adil tak berperikemanusiaan
kini...
akupun menanti ....
menanti kepastian yg tak kunjung pasti...
namun paling tidak akupun tersadar,ada ukuran baik , jelek. salah benar terang dan gelap.
lantas kemana kita berpaling mencari ukuran pembedanya...
tak lain dan tak bukan ya dari nilai nilai agama..
Senin, 14 November 2011
Menangis di pangkuan Lamunan
Senja mulai beranjak
Mendung menyelimuti bumi wonogiri,walau mendung tak berarti hujan.nampak jelas bumi ini makin redup karenanya.
Kegundahan hati tak bisa terelakkan,melihat keadaan begitu cepat berubah .
rasanya baru kemarin orang mengelu elukan bak pahlawan,pejuang yg dengan gigih mempertahankan budaya leluhur tanah jawa .
Aku ingin menangis entah mengapa,aku sendiri tak tau. perkenankan aku menangis sejenak.
menangis dalam lamunan seorang penonton drama yg berkhir tragis.
Aku masih ingat walau samar samar.....
Badan ini ada Raga ada fikiran dan ada Hati....
Aku hanya bisa bicara dengan hatiku,tak bisa bicara lagi dengan fikiranku,apalagi dengan ragaku.
Mendung menyelimuti bumi wonogiri,walau mendung tak berarti hujan.nampak jelas bumi ini makin redup karenanya.
Kegundahan hati tak bisa terelakkan,melihat keadaan begitu cepat berubah .
rasanya baru kemarin orang mengelu elukan bak pahlawan,pejuang yg dengan gigih mempertahankan budaya leluhur tanah jawa .
Aku ingin menangis entah mengapa,aku sendiri tak tau. perkenankan aku menangis sejenak.
menangis dalam lamunan seorang penonton drama yg berkhir tragis.
Aku masih ingat walau samar samar.....
Badan ini ada Raga ada fikiran dan ada Hati....
Aku hanya bisa bicara dengan hatiku,tak bisa bicara lagi dengan fikiranku,apalagi dengan ragaku.
Rabu, 02 November 2011
Guru itu mati di tangan Muridnya
Resi Bargowo,maha guru kang kaloka...
kuncoro sak endenging bawono jroning jagad pewayangan.....
Arum angambar ngambar nganti tumekaning deso ngadeso.
akeh kang podo tumeko pengen ngangsu kawruh lan kadigdayan
Bismo,ora ketinggalan age age dandan ugo pengen ngangsu kawruh marang sang maha guru
jroning ati wus bulat tekate,ora bakal mundur lamun durung entuk kawruh kang migunani tumrapawake.
Yo mesti wae kanti niat kang kuat lan usaha kang tanpo ngrasak ake kesel,Bismo kang bodo dadi pinter.
bismo kang minder margo asale songko karang pradesan dadi Bismo kang anduweni roso kapercayan.
dadi digdoyo margo anggone olah kanuragan....
prasasat jalmo limpat seprapat tamat.
hanamung sak wuse Bismo dadi pinter samubarange,banjur tuwuh sifat kang olo....
Nantang marang gurune adu kasekten....ngene ucape...
Heee bargowo wus tamat anggonku ngangsu kawruh marang kowe,sak iki endi sing kuat ? aku opo kowe.
Yen kowe lanang tenan ayo metu menyang Blabar kawat adu athosing balung uleting kulit.
Kelakon wong loro podo adu kasekten.....
yo mesti wae resi Bargowo kalah margo umur wus dungkap 70 an....
resi Bismo gugur,pejah jrebabah depani bantolo
kuncoro sak endenging bawono jroning jagad pewayangan.....
Arum angambar ngambar nganti tumekaning deso ngadeso.
akeh kang podo tumeko pengen ngangsu kawruh lan kadigdayan
Bismo,ora ketinggalan age age dandan ugo pengen ngangsu kawruh marang sang maha guru
jroning ati wus bulat tekate,ora bakal mundur lamun durung entuk kawruh kang migunani tumrapawake.
Yo mesti wae kanti niat kang kuat lan usaha kang tanpo ngrasak ake kesel,Bismo kang bodo dadi pinter.
bismo kang minder margo asale songko karang pradesan dadi Bismo kang anduweni roso kapercayan.
dadi digdoyo margo anggone olah kanuragan....
prasasat jalmo limpat seprapat tamat.
hanamung sak wuse Bismo dadi pinter samubarange,banjur tuwuh sifat kang olo....
Nantang marang gurune adu kasekten....ngene ucape...
Heee bargowo wus tamat anggonku ngangsu kawruh marang kowe,sak iki endi sing kuat ? aku opo kowe.
Yen kowe lanang tenan ayo metu menyang Blabar kawat adu athosing balung uleting kulit.
Kelakon wong loro podo adu kasekten.....
yo mesti wae resi Bargowo kalah margo umur wus dungkap 70 an....
resi Bismo gugur,pejah jrebabah depani bantolo
Langganan:
Postingan (Atom)